Mengapa Ma’had Aly

Pendirian Ma’had Aly Nurul Jadid adalah untuk mengembangkan pendidikan keislaman sebagai pusat pengkajian dan penelitian dalam rangka pengembangan dan penemuan ilmu pengetahuan.

Ma’had Aly Menjawab

Tanya jawab seputar Keislaman (Fiqh, Akidah serta permasalahan Islam kontemporer lainnya)

Kolom & Artikel

Artikel / Kolom karya para mahasantri Ma’had Aly Nurul Jadid

Meski Liburan, FK2M Adakan Diskusi Musyawarah Kitab Via Online

Ma’hadaly.Enje – Jum’at (07/05) pengurus FK2M (Forum Komunikasi Kitab Mahasantri) mengadakan diskusi via online ditengah liburan mahasantri. Berbeda ketika di pondok, musyawarah dibuka secara umum, baik dari kalangan Mahad Aly, alumni dan para pelajar dari luar pesantren Nurul Jadid.

Acara yang dihadiri sekitar 37 peserta ini diselenggarakan dengan tujuan melestarikan khazanah keislaman yang berupa musyawarah kitab, agar para santri tetap belajar sekalipun pada saat liburan.

“Sebenarnya diadakannya acara ini untuk tetap menjaga hidupnya forum diskusi sekalipun saat liburan” ujar Imam Tobroni selaku ketua FK2M.

Musyawarah saat itu membahas tentang Kafa’ah kitab fathul muin ini, diisi oleh mahasantri Ma’had Aly Nurul Jadid semester empat yaitu saudara Lutfillah dan dimoderatori oleh Alfin Haidar Ali. Terdapat beberapa sesi dalam musyarah tersebut, yang pertama pemaparan materi dan pembacaan kitab, kemudian sesi sanggahan, tanya jawab dan terakhir kesimpulan.

Selain itu, salah satu alumni Mahad Aly Nurul Jadid mengaku senang dan bangga dengan tetap diadakannya diskusi via online ini. Hal ini sebagaimana pemaparan dari Ustazah Laila Nur Maharani selaku tenaga pengajar di Ma’had Aly Nurul Jadid.

“Masukan ya, bedakan dengan diskusi ketika di pondok. Tingkatkan sistem diskusinya lebih resmi, karena banyak pesertanya bukan hanya dari gang J saja tapi ada yang dari lombok dan Pontianak.” Ungkap perempuan asal Kalimantan.

Kontributor : Kholilah